Anies Berhasil, Tapi Ahok Tidaklah Gagal, Saat Wajah Anies-Sandie Masih Menyimpan Sejuta Misteri, dan AHOK-Djarot 'Ditelanjangi Bulat'

Belakangan ini saya sering mendapat siaran atau tulisan yang bilang Ahok telah gagal dalam Pilkada Ibukota putaran pertama. Asumsi gagalnya dibangun dari sesumbar timses seperti Ruhut Sitompul yang ingin Ahok menang satu putaran saja.

Anies Berhasil, Tapi Ahok Tidaklah Gagal
KOMPAS METRO - Belakangan ini saya sering mendapat siaran atau tulisan yang bilang Ahok telah gagal dalam Pilkada Ibukota putaran pertama. Asumsi gagalnya dibangun dari sesumbar timses seperti Ruhut Sitompul yang ingin Ahok menang satu putaran saja.

Juga fakta bahwa Ahok seorang pertahana, anggapan dia ditopang dana tak terbatas dari kantong 9 Naga—makhluk apa pula ini?—dan dukungan langsung atau tak langsung dari rezim Jokowi.

Jawaban saya mudah saja untuk asumsi pertama. Timses memang harus membangun optimisme guna menyemangati kerja. Bahwa optimisme itu tidak realistis sudah disinggung oleh banyak pengamat yang kridibel. Saya sendiri sejak September sudah mengatakan itu di sini.

Dengan bertandingnya tiga pasangan calon dan keharusan Gubernur Jakarta mendapat suara 50 persen plus satu, sungguh berat bagi paslon manapun untuk menang satu putaran. Itu petama.

Kedua, Ahok memang pertahana dengan segenap keberhasilan dan blunder-blundernya. Tapi dia juga sosok yang menyandang status triple minority (Kristen, Cina, bukan putera daerah).

Di tengah rimba belantara perpolitikan Jakarta yang sungguh buas ini, tidak gampang baginya untuk melangkah mudah. Apalagi dia dihantam dengan badai-topan-tsunami tuduhan "penistaan agama" yang sudah digarap oleh lawan-lawannya sejak Oktober 2016.

Soal isu 9 Naga saya tidak banyak mengerti. Yang saya tahu, mayoritas pengusaha secara diam-diam menyumbang kepada para calon manapun dengan porsi yang sama atau berbeda-beda. Mereka tidak mau ambil risiko menaruh uang di satu keranjang yang kelak salah.

Yang saya tahu lebih pasti, Ahok membuka rekening sumbangan bagi publik dan orang berbondong-bondong menyumbang recehan maupun jutaan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.    

Soal dukungan rezim Jokowi, ini pun tidak terbukti. Ahok terpaksa menjadi tersangka untuk sebuah perkara sumir yang menurut Peraturan Kapolri era Jenderal (purn) Badrodin Haiti mestinya diproses setelah tahapan Pilkada selesai.

Tapi akibat desakan dan tekanan SBY dan aksi-aksi berjilid-jilid itu, Ahok ditersangkakan dan setidaknya harus sepuluh kali bolak-balik menghadiri sidang yang lebih mirip dagelan.

Kalau mau jujur, Ahok sebetulnya bertanding dalam keadaan diciderai lebih dahulu. Bagi lawannya, ini sangat perlu agar dia tidak fit dan bahkan terdiskualifikasi.

Sampai April mendatang, desakan-desakan dan tuntutan-tututan agar dia mampus pun saya perkirakan akan terus didengungkan lawan-lawannya dengan intensitas yang mungkin kian keras.

Di putaran pertama kemarin, saya belum melihat jundi-jundi PKS secara terang-terangan menggalang aksi yang masif. Di putaran kedua ini, mereka mungkin akan lebih giat lagi melakukan ibadah mobilisasi, entah pakai nama sendiri atau pinjam GNMF-MUI.

Jadi, Ahok itu bertarung seperti sosok Maximus di film Gladiator. Dia jagoan yang lebih dulu harus dicederai, dilukai, diikat, dan baru kemudian dibiarkan bertarung melawan gladiator-gladiator lain dan bahkan diumpankan ke binatang buas!

Kalau dia kini masih tetap saja unggul meski hanya dengan selisih tiga persen di atas Anies-Sandi, itu sangat wajar bahkan sebuah pencapaian yang cetar!

Yang Tak Mampu Membuat Kau Mati Akan Membuatmu Lebih Kuat Lagi!

Tapi harus diakui, pasangan Anies-Sandi juga memperoleh pencapaian yang luar biasa walau saya pribadi sudah memperkirakan itu sejak September 2016. Mereka memang ibarat kesebelasan Panser Jerman yang lambat panas, tapi sekali panas akan laju menggilas lawan.

Mereka berhasil melibas suara Agus-Sylvi yang sempat unggul di awal-awal balapan. Tapi ya memang, ini adalah laga El Clasico yang mestinya hanya diikuti Barcelona versus Real Madrid. Tapi berhubung ada Leicester yang mau coba-coba, ya Leicester harus out dulu.

Keunggulan Anies-Sandi ini juga tiada lain karena publik akhirnya tahu bahwa Agus memang masih dianggap terlalu hijau dan terkesan belum tahu apa-apa. Kesan bego kuat pula tertanam pada Agus sejak munculnya video superhero yang marah menyaksikan dia tergagap bicara.

Belum lagi blunder-blunder SBY yang antara lain pernah saya ulas di sini. Sementara itu, belang Anies-Sandi belum sepenuhnya terbuka selama Pilkada putaran pertama. Mungkin dalam waktu dua bulan menjelang 19 April 2017, publik Jakarta akan punya lebih banyak waktu untuk menimbang sosok dan program mereka.

Kembali ke Ahok, berbeda dengan ulasan banyak orang yang menganggap dia dan timnya mengalami kekalahan dan demoralisasi, saya justru memandang sebaliknya. Moral Ahok sedang tinggi-tinginya.

Dengan terpaan dan sapuan topan-badai-tsunami sedemikian rupa, dia sejauh ini mampu bertahan dan tetap unggul. Ini menampar banyak pihak yang sempat kegirangan karena elektabilitasnya sempat jatuh merosot di bulan November dan Desember 2016.

Karena itu, untuk mereka yang girang melihat derita-nestapa Ahok yang harus bertanding dalam kondisi terluka, diciderai, dicurangi, saya hanya ingin mengutip sebuah pepatah: what doesn’t kill you makes you stronger!

Apa-apa yang tidak mampu membuatmu mati, niscaya akan membuatmu lebih kuat lagi! Saya menulis ini sambil mendengarkan lagu Stronger yang dilantunkan Kelly Clarkson.

Ya, saya yakin Ahok akan lebih kuat lagi di putaran kedua. Dia terbukti sebagai seorang petarung yang tidak cengeng dan tak gampang mengiba karena terpaan badai.

Semua itu tidak terlepas dari dukungan dan luapan cinta banyak orang Jakarta yang selama ini menghargai ketulusan dan kerja kerasnya. Karena mereka-mereka inilah Pilkada Ibukota mendapat pujian masyarakat dunia.

Majalah Time misalnya menyebutkan, putaran pertama Pilkada Ibukota telah dimenangkan oleh kuatnya kehendak orang-orang Jakarta untuk tetap berpegang kepada keragaman dan kebhinekaan.

Mereka-mereka yang cinta kebhinekaan Indonesia itu tidak goyah oleh propaganda-propaganda sektarian dan rasial yang berpotensi mencabik-cabik dan mengoyak-ngoyak tenun kebangsaan kita.

Mereka adalah anak waris yang sah dari ideologi Pancasila yang telah digariskan para pendiri bangsa seperti Sukarno dan Hatta, dikukuhkan para guru bangsa seperti almarhum Gus Dur, Nurcholish Madjid, Gus Mus, Syafii Maarif, dan lain-lain.

Mereka bukanlah orang-orang yang dengan mudahnya bertukar ideologi demi pragmatisme politik yang justru membahayakan masa depan kebhinekaan dan keindonesiaan.

Di putaran kedua nanti, rasanya pertarungan ideologi ini mungkin akan lebih keras lagi. Sejauh ini, rakyat Indonesia sudah menyaksikan Ahok apa adanya. Dia telah dibuat begitu telanjang bulat. Sementara hakikat Anies-Sandi, sebagian masih terhijab bagi sementara masyarakat Jakarta.

Inilah mungkin waktunya menyingkap lebih banyak hijab itu agar seluruh masyarakat Jakarta dapat menyaksikan calon Gubernur mereka apa adanya! Sosok mereka, janji-janji mereka, prestasi-prestasi mereka, rekam-jejak mereka, kesiapan dan ketulusan mereka, bahkan tipudaya dan kepalsuan mereka!

Wahai masyarakat Jakarta, fasten your seatbelt!

Fastabiqul khairat!

Jakarta, 18 Februari 2017

Oleh: Novriantoni Kahar
Artikel ini telah diterbitkan di situs Qureta.com


Name

Ahmad Dhani,3,Ahok,24,Ahok Tersangka,21,Al-Maidah 51,32,Amerika,4,Anies Baswedan,2,Antasari,2,Anti Korupsi,2,Basuki Tjahaja Purnama,8,Berita,336,BNPT,1,Bogor,3,Buni Yani,12,Buni Yani Tersangka,7,Demo 2 Desember,14,Demo 25 November,1,Demo 4 November,1,Demo Ahok,53,Denny Siregar,1,Densus 88,3,Donald Trump,4,DPR,1,Education,1,Ekonomi,14,Entertainment,18,Fadli Zon,2,Fahri Hamzah,3,Fahri Hazah,1,FPI,5,Gempa Aceh,4,GNPF-MUI,1,Golkar,1,Gus Dur,1,Gus Mus,2,Haul Gus Dur,2,Headlines,50,Health,10,HMI,4,Hoax or Not,11,Indonesia,3,Indonesiana,5,Inspirasi,7,Internasional,47,Internet Positif,1,Iwan Fals,1,Jakarta,77,Jawa Barat,1,Johan Budi,1,Joko Widodo,2,Jokowi,12,Jusuf Kalla,1,KAHMI,1,Kalijodo,1,Kalimantan,1,Kasus,1,Kasus Makar,2,Kemendikbud,1,Kolom,9,Kolom Agama,24,Kolom Humaniora,5,Kolom Pendidikan,1,Kolom Politik,32,KPK,2,Kriminal,2,Kriminalisasi Ulama,1,Life Style,7,Lukman Hakim Saifuddin,1,Metro Channel,2,Mobile,1,Mubahalah,2,Nahdlatul Ulama,4,Nasional,509,Natal,1,News,459,News. Nasional,1,Novel Bamukmin,1,Ojek Online,1,Opini,24,Otomotive,1,Pemilu Amerika,2,Pendidikan,1,Perang Dunia Ke-III,1,Pilgub DKI,9,Pilkada,33,Pilkada 2017,14,Pilkada Bekasi,2,Pilkada DKI,86,Pilkada Jabar,1,Pilkada Jakarta,29,PKS,1,PMII,1,Politik,198,Polri,2,Prabowo,1,Ragam Nusantara,2,Religi,4,Rizieq Shihab,4,RPTRA,1,SBY,8,Science,5,Serba-serbi,6,Setya Novanto,1,Sidang Ahok,12,Sport,4,Sumanto Al-Qurtubi,1,Sumpah Pemuda,1,Surat Terbuka,1,Tekno,20,Terorisme,9,TIK,1,Timnas,1,Tito Karnavian,1,TNI,3,Toleransi,1,Travel,15,Trial,1,TurnBackHoax,1,Video,3,Viral,27,Wawancara,2,
ltr
item
Kompas Metro: Anies Berhasil, Tapi Ahok Tidaklah Gagal, Saat Wajah Anies-Sandie Masih Menyimpan Sejuta Misteri, dan AHOK-Djarot 'Ditelanjangi Bulat'
Anies Berhasil, Tapi Ahok Tidaklah Gagal, Saat Wajah Anies-Sandie Masih Menyimpan Sejuta Misteri, dan AHOK-Djarot 'Ditelanjangi Bulat'
Belakangan ini saya sering mendapat siaran atau tulisan yang bilang Ahok telah gagal dalam Pilkada Ibukota putaran pertama. Asumsi gagalnya dibangun dari sesumbar timses seperti Ruhut Sitompul yang ingin Ahok menang satu putaran saja.
https://3.bp.blogspot.com/-l-oFAQLNczM/WKq60R5XpmI/AAAAAAAABPQ/fZ0mcV_THxgvmqUrvotbgzwjJnTs119PQCLcB/s640/Ahok-vs-Anies.png
https://3.bp.blogspot.com/-l-oFAQLNczM/WKq60R5XpmI/AAAAAAAABPQ/fZ0mcV_THxgvmqUrvotbgzwjJnTs119PQCLcB/s72-c/Ahok-vs-Anies.png
Kompas Metro
http://www.kompasmetro.net/2017/02/anies-berhasil-tapi-ahok-tidaklah-gagal.html
http://www.kompasmetro.net/
http://www.kompasmetro.net/
http://www.kompasmetro.net/2017/02/anies-berhasil-tapi-ahok-tidaklah-gagal.html
true
1123746350529315679
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy